Rabu, 01 Februari 2017

Muhasabah Tahun Baru

Sebentar lagi tahun baru akan menyapa kita, tentunya dengan sapaan yang berbeda-beda. Tahun baru barangkali menjadi salah satu momen yang dinanti-nanti, baik bagi mereka yang sekedar menikmati indahnya cuti dengan rutinitas pekerjaan yang statis, maupun bagi mereka yang memang tak punya kerjaan.



Ya, inilah tahun baru, yang katanya momentum pembaharuan untuk semua kalangan tanpa memandang ras, agama, suku, strata sosial, apalagi jenis kelamin. Ini momentum milik kita bersama, begitu kata mereka.



muhasabah tahun baru



Meski demikian, saya akan mencoba bersikap moderat tanpa skeptisisme berlebihan untuk kemudian melihat tahun baru sebagai “tahun baru” saja, tanpa adanya doktrin keagamaan maupun persiapan ekstra seolah menyambut hari kelahiran nabi, ataupun melihat tahun baru sebagai waktunya hura hara terbawa euforia hingga akhirnya mengganti “pasangan” baru. #ehh



“Tidak demikian”, ya tidak demikian. Ini kata hati saya loh, bukan semata-mata isi kepala yang terimplementasi lewati jari jemari yang dengan anggunnya merangkai kata kata macam itu.



Oke, jadi apa sebaiknya yang harus kita lakukan dalam menyambut momentum tahun baru ini?



RESOLUSI.



Ya, resolusi adalah bentuk muhasabah tahun baru yang paling pas kita lakukan. Seperti apa kegagalan pencapaian kita di tahun sebelumnya, apa faktor yang menjadi kendala nya, dan bagaimana strategi yang akan kita lakukan untuk mencapai target-target kita di tahun nanti.


Karena ini tahun baru, mau bagaima...
 Baca Selangkapnya DISINI>>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar